Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cerita Bunda, Perjuanganku Demi ASI Anak

Hai ketemu dengan Bunda Lina lagi ni dan kali ini saya mau berbagi cerita tentang apa yang saya dapat di Hari Ibu 22 Desember lalu. Kebetulan waktu itu saya ikut Cerita Bunda yang di gagas Asifit dan HaiBunda.
linamuryani.web.id
Salah satu penyedia supleman untuk ibu menyusui ini menghadirkan nara sumber yang pecah banget. Mereka adalah dr Ameetha Drupadi, CIMI dan Dr Arti Indira , MGizi, SpGK yang sudah tidak diragukan kompetensinya.

Kepada ratusan pengunjung yang mayoritas adalah ibu-ibu muda menekankan betapa pentingnya Air Susu Ibu. Bukan hanya untuk balita tapi juga untuk kesehatan ibu.

Terutama 6 bulan pertama para ibu harus memastikan anak mendapat ASI eksklusif. Tak perlu tambahan lain untuk anak selama si ibu mampu menjaga kesehatan dengan baik.

Salah satu cara yang bisa ditempuh untuk mempertahankan kualitas ASI tentu saja dengan mengkonsumsi Asifit. Kandungan baik yang ada dalam suplemen ini terbukti mampu menjaga kesehatan dan kebugaran ibu meski harus menyusui.

Produk ini dibuat dari daun katuk pilihan yang seringkali di olah dengan cara manual atau konvensional. Namun dengan kemasan kapsul para ibu tidak perlu susah payah mengolahnya.

Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan keuntungan bila si ibu terus menyusui. Manfaat utama dari ASI tentu saja kandungan yang ada di dalamnya terbukti memenuhi seluruh kebutuhan anak.

Selain itu ASI mudah dicerna dan aman bagi perut bayi meski baru dilahirkan. Kandungan yang ada di dalam ASI juga mampu menjaga bayi dari berbagai serangan penyakit.

Manfaat lain dari diberikan ASI yakni membentuk jalinan kasih sayang antara anak dengan ibu. Bagi yang takut hamil dan ingin KB tak perlu kuatir.

Program pemberian ASI juga ternyata mampu menunda kehamilan. Dan bagi keluarga yang kurang secara ekonomi tentu akan menghemat pengeluaran.

Seperti yang diketahui saat ini susu formula harganya begitu tinggi. Belum lagi bila ternyata tidak cocok malah bisa berakibat buruk untuk kesehatan bayi. Oleh karena itu mari kita gaungkan gerakan ASI eksklusif untuk anak Indonesia.

ASI memang produk terbaik untuk bayi terutama mereka yang usianya kurang dari 2 tahun. Tapi dalam pemberiannya juga harus diperhatikan.

Fokus pertama tentu saja jangan sampai bayi telah minum ASI atau terlalu banyak. Khusus bagi ibu bekerja pastikan di rumah akan ketersediaan ASI.

Jadi sebelum berangkat kerja jangan ragu untuk memerah dan menyimpan dalam botol hiegenis. Jangan lupa simpan dalam lemari pendingi agar kualitasnya tetap terjaga.

Dan alhamdulilah, anak lanang semata wayang V Abhiraj Jurnalistika hingga saat ini masih minum ASI. Tanpa disadari saya telah melakukan apa yang mereka berdua sampaikan dan wajar saja bila anak jarang sakit karena ketercukupan asupan gizi.

Masih ragu kasih ASI buat kesayangan. Jangan sampai menyesal dikemudian hari bila ternyata asupan gizi kurang hanya karena ego kita ya bun.

Posting Komentar untuk "Cerita Bunda, Perjuanganku Demi ASI Anak"